
OKSIBIL (SN.COM)—-Dalam rangka peningkatan kapasitas Aparatur pemerintahan desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi 277 Kampung dari 34 Distrik se-Kabupaten Pegunungan Bintang.
Kegiatan tersebut berlangsung tertib di Gedung Soskat Mabilabol distrik Oksibil kabaupaten Pegunungan Bintang itu, diawali dengan penyampaian laporan tujuan kegiatan oleh kepala Bidang Pemerintahan Kampung (PEMKAM) Kabupaten Pegunungan Bintang David Kalaka,S.IP,M.Si, Kamis, (05/06/2024).

Dalam kegiatan itu telah hadir Bupati Pegunungan Bintang,Spei Yan Bidana, Sekretaris Daerah Jenni Linting,SH,M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan Nikolaus Uropmabin,Wakil Ketua I DPRD Pegunungan Bintang Agustinus Sitokdana,ST ,Prokopimda dan kepala-kepala OPD dan sejumlah tamu undangan lainya turut hadir.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMPK) Kabupaten Pegunungan Bintang Andreas Tapyor,SE dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas aparatur desa agar bertanggungjawab dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan desa ,mengawal pembangunan,serta meingkatkan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kampung agar bersama bersinergi mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati kabupaten pegunungan Bintang.

“kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis kepada pemerintah desa khususnya kepala kampung dalam rangka pengelolaan keuangan dana desa agar dana tersebut dapat dipergunakan dengan tepat untuk membangun masing-masing kampung ” kata Andreas
Ia mengatakan melalui kegiatan ini, para aparatur pemerintahan desa , diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan aparatur desa demi tercapainya pembangunan desa yang berkelanjutan dan merata sebab kegiatan tersebut akan fokus pada pembinaan pengelolaan keuangan dana desa .

Mereka harus mengelola keuangan desa dengan baik dan mencapai akreditasi yang bagus dalam tata kelola pemerintahan desa sehingga saya sampaikan untuk setelah cairkan uang kepala kampung bertanggung pergi ke masing-masing kampung dan bangun kampung jangan menghabiskan uang itu dikota dan biarkan rakyat tetap menderita seperti sekarang ,”
Selain itu, lanjut Anderas usai bimtek itu diharapkan kepala kampung mampu melaksanakan fungsinya dalam upaya pelaksanaan pembangunan desa untuk mencapai desa yg maju dan mandiri dan sejahtera.

“Saya berharap melalui pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa ini, saudara mampu memahami bagaimana cara mengelola pemerintahan desa yang baik, sehingga pelaksanaan pembangunan akan berhasil dengan baik dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat ujarnya
Untuk diketahui Bimtek tersebut berlangsung selama satu hari dan diikuti 277 kepala desa dari 34 Distrik juga turut hadir para pendamping kampung mengikuti itu. Tim Redaksi













