
OKSIBIL (SN.COM)–Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan Spei Yan Bidana,ST,M.Si secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa yang diiuti oleh 277 kampung dari 34 Distrik Kabupaten pegunungan Bintang,
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakt dan Pemerintahan Kampung (DPMPK) itu berlangsung aman dan tertib di Aula Soskat Mabilabol Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang dengan menyoroti tema “Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa” , Kamis,05/06/2025

Dalam sambutannya Bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintahan Kampung (DPMPK) selaku penyelenggara kegiatan sebab menurut bupati Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa secara komprehensif telah memberikan kewenangan kepada desa untuk mengatur dalam hal hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa guna mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat untuk mewujudkan desa yang kuat, maju, mandiri dan demokratis menuju masyarakat yang adil makmur dan sejahtera.
“ saya menyampaikan terima kasih kepada dinas ini karena undang-undang sudah jelas agar Kapasitas aparatur desa harus terus ditingkatkan. hal itu dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan adil dalam mengelola penyelenggaraan pemerintah desa,” ungkap Bupati

Juga ia menambahkan dengan bimtek itu dapat membina kepala desa agar mampu mengetahui mekanisme kerja sehingga segala proses penyelenggaan pemerintah desa dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah tingkat distrik tidak ditingkat kabupaten (bupati)
“dengan kegiatan ini selain peningkapan kapasitas kepala kampung mengetahui mekanisme kerja sehingga kepala kepala kampung dapat mengerti pengelolaan pemerintah desa dipertanggungjawabkan kepada kepala distrik atau pemerintah distrik bukan ke bupati dinas terkit selama ini semua persoalan bawa ke bupati ini kedepannya tidak bole terjadi” tujar bupati spei

Selain itu dengan nada tegas bupati Spei berharap agar pemerintah desa dapat mengelola keuangan dana desa tersebut transparan kepada masyarakt dan tepat sasaran sesuai kebutuhan rakyat, sehingga tidak menghabiskan dana yang tersedia tanpa realisasi program dilapangan dan membohongi laporan yang kurang akurat.
“saya terus terang sampaikan kepada kepala kampung uang yang disiapkan itu untuk membangun desa bukan uang milik kepala desa, kesempatan ini saya sampaikan ya untuk semua kepala desa hampir 80 persen kepala kampung diangkat melalui jalur politik lewat tim sukses sehingga harus ada kerja nyata di lapangan kalau tidak demikian maka saya akan ganti”tegas bupati

Selain bangun kampung ia berharap dengan dana desa dapat mendorong peningkatan Sumber daya manusia (SDM) melalui program pendidikan agar menciptakan generasi yang kreatif da inovatif yang mampu memberikan edukatif kepada masyarakat desa.
“saya juga berharap dengan dana desa tidak hanya fokus pembangunan fisik tetapi dengan uang itu bisa programkan untuk membiayai anak-anak sekolah supaya mempersiapkan sumberdaya manusia yang membawa nama baik kampung,dan kabupaten kita kedepan yang lebih baik menciptakan generasi yang mampu memberikan edukasi positif kepada pemerintah di masingg-masing desa”.

Dalam kesempatan itu, telah hadir Sekretaris Daerah Jenni Linting,SH,M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan Nikolaus Uropmabin,Wakil Ketua I DPRD Pegunungan Bintang Agustinus Sitokdana,ST , juga telah hadir para narasumber dari BPSDM Provinsi papua dan TA. dan Koordinator koperasi Merah Putih, Prokopimda dan kepala-kepala OPD dan sejumlah tamu undangan lainya turut hadir. Admin Redaksi













