
OKSIBIL (SN)—–Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Distrik Serambakon Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Re-Agreditasi penilaian survei akreditasi.
Kegiatan tersebut berpusatkan di Puskesmas Kalombol Distrik Kalomdol Kabupaten Pegunungan Bintang Rabu,05/06/2024
Pembukaan Re-Akreditasi itu dibuka secara resmi oleh Sekda Pegunungan Bintang yang diwakili asisten II Laode Jalali,M.Si didampingi Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Muhamad Dafi Bustomi, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Kepala Bidang Sumdaya Kesehatan Daud Wasini, SKM, Kepala Puskesmas serambakon Silfester Sasaka, juga turut hadir Kepala Distrik Serambakon Yanuarius Asemki serta tamu undangan lainya
Usai Pembukaan Kepala Bidang Sumdaya Kesehatan Daud Wasini, SKM mewakili kepala dinas Kesehatan Pegunungan Bintang kepada media Sifiknews.com menjelaskan, pihaknya menerima tim Survrior dari lembaga Agreditasi Fasyankes seluruh indonesia untuk melakukan tugas surveinya serta memberikan penilaian terhadap dokumen serta kelayakan pelayanan dan pengunaan fasilitas Puskesmas Serambakon Kabupaten Pegunungan Bintang selama tiga hari kedepan
“pada hari ini kami telah menerima tim Surveior dari lembaga Akreditasi Fasyankes seluruh indonesia untuk melakukan tugas surveinya di Puskesmas Serambakon selama tiga hari” Ujar Daud

Ia juga menambahkan dari 32 Puskesmas Di Kabupaten Pegunungan Bintang, 9 Puskesmas berhasil terakreditasi sementara untuk Puskesmas Serambakon agreditasinya tertunda di tahun 2023. sehingga menurutnya jumlah Puskesmas yang teragreditasii di kabupaten pegunungan Bintang berjumlah 10 Puskesmas termasuk Puskesmas Serambakon
“dari 32 Puskesmas yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang 9 Puskesmas sudah di Akreditasi dan Serambakon tertunda tahun 2023 dan sedang dalam tahap survei dan akan re-akreditasi maka jumlahnya 10 Puskesmas dan berikutnya kami akan Akreditasi Puskesmas Eipumek Distrik Eipomek dan Puskesmas Kawor Distrik Kawor” Kata Daud
menurutnya dengan diakreditasinya seluruh Puskesmas di Kabupaten Kegunungan Bintang tentu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan bagi pasien juga masyarakat di wilayah setempat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas serambakon Silfester Sasaka mengatakan pihaknya sudah lakukan akreditasi dasar sejak tahun2019 namun untuk kualitas pelayanan kesehatannya lebih optimal lagi dengan fasilitas Puskesmas yang tersedia pihaknya mendapatkan kesempatan untuk melakukan Re-Akreditasi di tahun 2024
“kami sudah lakukan akreditas awal di tahun 2019 tetapi kali ini kami lakukan Re-Akreditasi di tahun 2024 dan setelah itu kami akan kembali melayani masyarkat kami di serambakon” ucap Silfester
Juga dirinya berpesan agar menjaga Kamikmas di wilayah serambakon menjadi tanggung jawab bersama untuk melindungi warga setempat agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik

“kami semua sudah tahu wilayah Distrik Serambakon itu dicap sebagai wilayah sona merah dari sisi keamanan saya berharap kita bersama-saa menjaga wilayah itu supaya kami kembali melayani masyarakat seperti bulan-bulan sebelumnya” Kata Kepala Puskesmas
Sementara itu Ketua tim Surveior dari lembaga Agreditasi Fasyankes seluruh indonesia Dr.Felly Gresia Sahureka, M.Kes Sp.PK memberikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas dan dinas terkait sebab dirinya bersama rekanya disambut baik untuk menjalankan tugas yang diembankannya. ia menjelaskan tujuan kehadirannya untuk melakukan survei Re-Akreditasi Puskemas Serambakon dengan bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dan masyarkat sebab menurut dirinya puskemas yang sudah di akreditasi tentu memberikan pelayanan sesuai dengan standar elemen penilain akreditasi dengan fasilitas yang tersedia
“saya dengan teman saya bersyukur ada di Oksibil dan melihat banyak sekali perubahan dan berterima kasih karena dengan hati kepala puskesmas dan kepala dinas menerima kami untuk melakukan tugas kami yaitu untuk survei Re- Akreditasi Puskesmas Serambakon”kata Dr.Gresia

dr. Gresia yang juga selaku Direktur Rumah sakit Umum Wamena itu berharap kepada pemerintah setempat juga terlebih lagi Dinas Kesehatan yang membawahi Puskesmas sehingga mutu pelayananya berjalan secara berkelanjutan
“kami berharap pemerintah setempat juga terlebih dinas kesehatan yang membawahi Puskesmas untuk mendukung proses akreditasi yang sedang berlangsung agar kualitas dan mutu pelayanan serta keselamatan pasien dapat dilakukan secara berkelanjutan.” Ujar Gersia
Telah diketahui bahwa Tim Surveiornya adalah dari lembaga Agreditasi Fasyankes seluruh indonesia yakni Dr.Felly Gresia Sahureka, M.Kes Sp.PK merupakan Direktur Rumah Sakit Umum Wamena Provinsi papua Pegunungan dan Monika Mallika,S.KM, M.KM selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lanny Jaya Provinsi papua Pegunungan (Admin)













