Example 750x300

Kasus Meningkat, Dinkes Pegunungan Bintang Gelar Bimtek Aplikasi SIHA 2.1 bagi Petugas PIMS dan HIV/AIDS

47
×

Kasus Meningkat, Dinkes Pegunungan Bintang Gelar Bimtek Aplikasi SIHA 2.1 bagi Petugas PIMS dan HIV/AIDS

Share this article

OKSIBIL (SN.COM) — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para petugas Program Puskesmas Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) dan HIV/AIDS.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Rapat Dinkes Kabupaten Pegunungan Bintang pada Kamis (30/7/2026).

Acara ini dibuka dan ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Pegunungan Bintang, Haniel Kalakmabin, S.KM., M.Kes.

Bimtek ini fokus pada pengenalan dan edukasi penggunaan Aplikasi SIHA 2.1 (Sistem Informasi HIV/AIDS). SIHA 2.1 merupakan platform digital berskala nasional yang diluncurkan untuk mendukung peningkatan kualitas program pelayanan kesehatan berbasis teknologi bagi para petugas puskesmas di seluruh Indonesia.

Angka Kasus yang Terus Meningkat

Peningkatan kapasitas petugas melalui sistem digital ini dinilai sangat krusial. Pasalnya, tren kasus di wilayah Pegunungan Bintang menunjukkan angka yang diabaikan.

Penanggung Jawab Program HIV/AIDS Dinkes Pegunungan Bintang, Famfilia Kakyarmaabun, S.Kep., Ns., M.KM., mengungkapkan bahwa jumlah pasien yang berobat pada tahun 2026 ini telah mencapai 1.603 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 603 penderita HIV/AIDS yang kini berstatus aktif menjalani pengobatan.

“Semua pasien penderita HIV/AIDS di tahun 2026 meningkat hingga mencapai 1.603 pasien. Itu data baru yang dilaporkan dari dua puskesmas dan satu Rumah Sakit di Ibukota Oksibil, belum lagi ditambah dari puskesmas di distrik-distrik lain,” ungkap Famfilia.

Imbauan Pemeriksaan Dini

Melihat tingginya angka tersebut, Famfilia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk tidak takut memeriksakan diri. Ia berharap warga dapat segera datang ke puskesmas terdekat untuk melakukan deteksi dini. Hal ini penting guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga dan terhindar dari ancaman serta penularan penyakit berbahaya seperti HIV/AIDS.

Sebagai informasi, kegiatan bimbingan teknis bagi para petugas kesehatan ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun Anggaran 2026.

Turut hadir di Bimtek itu, Kepala Seksi P2M Agus Uropmabin, S.Kep, Kepala Seksi P2 Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan, Nelce Penggu, S.KM Pj.kepala Progam HIV Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan, Naomi Mulait, S.KM. dan sejumlah petugas program lain juga turut hadir.

( Reporter: Demi Hiktaop)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *