Example 750x300

Dorong peningkatan Kualitas SDM Distrik Borme, Anggota DPRPP Apia Lepitalen hadir beri motivasi Manajeman Waktu

328
×

Dorong peningkatan Kualitas SDM Distrik Borme, Anggota DPRPP Apia Lepitalen hadir beri motivasi Manajeman Waktu

Share this article
PHOTO: Saat Apia Lepitalen,S.IAN,MM memberikan motivasi kepada kegiatan Pengenalan Mahasiswa baru Distrik Borme,Jumat,29/08/2025

 

SENTANI (SN.COM)—- dalam rangka mendorong peningkatan kualitas Sumberdaya manusia di distrik Borme, Anggota Dewan Rakyat Provinsi Papua Pegunungan Dari Praksi Gerindra Apia Lepitalen,S.IAN,MM turut menghadiri Kegiatan Pengenalan Mahasiswa Baru (MABA) dan memberika motivasi manajement waktu bagi mahasiswa.

Kehadiran Anggota DPRPP dalam kegiatan itu disambut baik oleh ketua IMPDB,panitia pelaksana dan seluruh mahasiswa pelajar asal Distrik Borme kabupaten pegunungan bintang provinsi Papua Pegunungan.

Kegiatan tersebut dipusatkan itu St. Antonius Susteran Polomo Sentani kabupaten Jayapura Provinsi Papua pada kamis 28/08/2025.

Dalam kegiatan itu telah menghadirkan berbagai narasumber untuk memberikan dorongan,penguatan kapasitas dan memberikan motivasi serta pengalaman salah satunya adalah DPR Provinsi Papua Pegunungan Apia Lepitalen, S.IAN,MM yang selaku alumni organisasi.

Apia Lepitalen saat memaparkan materinya mengatakan dirinya selaku alumni organisasi turut perhatian dengan mahasiswa yang tidak mengatur waktu secara konsisten lalu menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang tidak bermanfaat untuk masa depan yang gemilang.sebab menurutnya hal itu tentu akan berpengaruh saat mereka menjadi pemimpin di suatu kelak.

” saya sebagai senior melihat mahasiswa saat ini tidak mengatur waktu, tidak juga mengatur tugas kampus dengan tugas rumah, sehingga hal ini saya sampaikan kepada adik-adik untuk konsisten dalam hal waktu, waktu itu adalah uang ketika kita tidak manfaatlan sekarang maka ketika adik adik menjadi pemimpinpun akan memberikan kesan yang kurang baik kepada masyarakat”. kata Apia

Menurut Apia menjadi pemimpin itu sulit kalau tidak berproses, sehingga Ikatan IMPDB adalah wadah yang tepat untuk mahasiswa dan pelajar distrik Borme dapat diproses untuk menjadi pemimpin masa depan pegunungan bintang juga Papua pada umumnya.

“Karena rata rata menjadi pemimpin di daerah adalah orang orang yang pernah belajar berproses dalam organisas karena itu mari semua bersatu berproseslah di sini, karena IMPDB adalah rumah kita yang tepat untuk menimbah banyak pengalaman untuk masa depan dan menggapai cita-cita yang diimpikan”. ujarnya

Sebagai alumni ikatan Apia Lepitalen berharap seluruh mahasiswa tingkat distrik itu turut berpartisipasi dengan memanajemen waktu dalam berbagai aktivitas agar bersama bersinergi menciptakan Sumberdaya manusia yang kreatif,cerdas dan mandiri serta mampu bersaing dalam segala bidang.

” saya mengajak baik mhasiswa yang aktif maupun yang baru bergabung mari kita bersatu mengatur waktu dengan konsisten supaya bersama kita menyiapkan pemimpin cerdas,kreatif juga tampil bedah di berbagai bidang baik di distrik borme khususnya, di kabupaten juga pada umumnya kita siapkan generasi gemilang yang mampu bersaing di tingkat provinsi dari organisasi ini”. harapnya

Dalam kegiatan itu terlihat turut hadir Simeon Meku selaku mantan ketua IMPPETANG periode 2009-2010 juga sebagai alumni ketua IMPDB untuk menceriterakan secara berdirinya ikatan distrik sebagai pendiri organisasi IMPDB. Menurut Simeon Meku dirinya adalah orang Ketengban pertama yang menjadi ketua IMPPETANG dan menjadi pemimpin untuk seluruh mahasiswa pelajar kabupaten Pegunungan Bintang dalam kepemimpinan bapak Alm.Welington Wenda.

” sebagai pendiri saya terkesan untuk Hadi sekaligus saya menjelaskan perjalanan berdirinya ikatan distrik Borme yang kita kenal sekarang dengan nama IMPDB pada masa kepemimpin kami sangat sulit tidak seperti sekarang dan juga saya berani katakan dalam kesempatan ini bahwa saya Simion Meku orang Ketengban pertama yang memjadi ketua IMPETANG dari organisasi ini sehingga mari libatkan diri di organisasi ini jangan abaikan” kata Simeon

Saat menyampaikan sejarah berdirinya organisasi terlihat Simeon duduk termenung meneterkan air mata, sedih dan tangis harupun terlihat saat ia ceritakan kisah perjuangannya untuk mendirikan organisasi itu.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, para pemateri telah bergantian memberikan pencerahan tentang pentingnya Manajemen Waktu , pentingnya Berorganisasi dan tentang kepemimpinan dan ditutup dengan materi tentang berpolitik secara sehat. red.(*RB*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *