
OKSIBIL (SN.COM)—Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) Spei Yan Bidana, ST,M.Si secara resmi membuka Lomba Tari Tradisional Tingkat SMP dan SMA/SMK dalam rangkat menyambut HUT Kabupaten Pegubin ke-22 tahun 2025.
Lomba yang digelar di Gedung Serba Guna Soskat Oksibil pada Selasa, 1 April 2025 lalu itu, dihadiri Ketua TP PKK Pegubin Ny. Susana Maria Apaseray, S.IP. dan ada beberapa pimpinan organisasi perangkat Daerah (OPD) turut hadir.
Lomba Tari Tradisional seperti ini menyadarkan kita kalau budaya Okmekmin sangat unik dan kaya. Tujuan lomba ini, agar generasi muda bisa lestarikan budaya kita, giat ini supaya terus promosi melalui media supaya budaya kita dikenali di seluruh Indonesia,” kata Bupati Spei Bidana dalam sambutannya.

Menurut Bupati Spei, melanjutkan pencanangan kebangkitan Olahraga, Seni dan Sains, maka pada tahun 2026 atau 2027 mendatang, Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang berencana menggelar sejumlah festival di Oksibil dengan menghadirkan ribuan penari.
“Kita hadirkan ribuan peserta dengan pakaian tradisional untuk pentas budaya Okmekmin. Tarian seperti Oksang akan kita dorong terus agar didaftarkan ke UNESCO untuk diakui dunia internasional sebagai warisan dunia tak benda yang hanya ada di Pegunungan Bintang,” tegasnya.

Spei menjelaskan, melihat anak-anak tampil dengan berbagai tarian tradisional dari berbagai suku pada momen lomba ini, sangat jelas tergambar betapa kayanya budaya orang Pegunungan Bintang yang akan menarik minat para wisatawan untuk berkunjung.
“Jadi selain kita mempromosikan budaya, secara tidak langsung kita juga harus berinovasi mendatangkan ekonomi dari budaya ini lewat festival nanti. Dan lebih dari itu, bagaimana kita mempertahankan budaya dan bahasa kita di tengah ancaman global era digital,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.”Demi Hiktaop”













