
OKSIBIL, [SN.COM] — Asisten II Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang, Nikolaus Uropmabin, S.IP., M.Si., resmi membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Pegunungan Bintang Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Baptis Oksibil, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 100 peserta, yang terdiri dari perwakilan 35 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta para admin Puskesmas dan jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang dengan mengoroti tema “Akselerasi Layanan Kesehatan Berbasis Aplikasi”

Dalam sambutannya, Nikolaus Uropmabin menekankan bahwa transformasi kesehatan berbasis digital menjadi bagian krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di era saat ini.

“Kita kini berada di era digitalisasi, di mana seluruh pelayanan publik termasuk bidang kesehatan berbasis aplikasi. Oleh karena itu, tema yang diangkat dalam Rakerkesda ini sangat selaras dengan upaya transformasi tata kelola dan layanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nikolaus menyampaikan bahwa Rakerkesda ini menjadi wadah untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, menyusun program baru, mengintegrasikan data pelayanan kesehatan, serta memperluas akses layanan digital bagi masyarakat luas.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi yang disampaikan selama kegiatan dengan sungguh-sungguh, mengingat layanan kesehatan digital telah terbukti membantu mengatasi berbagai kendala pelayanan, baik di tingkat Puskesmas maupun di lingkup Dinas Kesehatan.

“Saya berharap seluruh peserta, khusus para administrator Puskesmas, mengikuti kegiatan ini dengan serius agar mampu mengelola sistem dan aplikasi kesehatan dengan baik,” tegasnya.

Selain penguasaan sistem digital, Nikolaus juga mendorong setiap Puskesmas untuk menyusun program kerja yang terencana dan tepat. Ia mengingatkan bahwa negara telah mengalokasikan anggaran yang memadai bagi Puskesmas maupun RSUD untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
“Anggaran untuk bidang pendidikan dan kesehatan telah disediakan negara demi kepentingan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui Rakerkesda ini, diharapkan kita dapat merancang program strategis untuk mewujudkan visi utama Bupati dan Wakil Bupati, yakni Pegunungan Bintang Sehat,” ucap Nikolaus di akhir sambutan.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang Lukas Pegi Masero, Ketua Panitia Rakerkesda Pius Bawi, Amd.Sos., para Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Puskesmas, serta para administrator Puskesmas se-Kabupaten Pegunungan Bintang.
Diketahui, Rakerkesda Tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 18 hingga 19 September 2026.(Admin Redaksi)






