Example 750x300

Akibat Longsor, Dua Jembatan Utama Perbatasan Distrik Okhika dan Okbemtau Terhanyut

268
×

Akibat Longsor, Dua Jembatan Utama Perbatasan Distrik Okhika dan Okbemtau Terhanyut

Share this article

 

Kondisi jembatan penghubung rusak parah akibat Longsor di perbatasan antara Distrik Okhika Dan Okbemtau Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

PEGUBIN( SN.COM)—Hujan deras yang mengguyur wilayah Perbatasan Distrik Okhika dan Okbemtau Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, sejak Minggu siang hingga Selasa dini hari (10/09/2025) mengakibatkan banjir disertai longsor di Kampung Okteneng Distrik Okhika dan Kampung Kaep Distrik Okbemtau Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan.

Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah Akses jalan dan jembatan utama serta sejumlah perkebunan dan kandang ternak milik warga ikut terhanyut.

Menurut informasi dari warga setempat melalui via WhatsApp melaporkan bahwa, Akibat hujan deras itu tak mampu menahan tekanan air, sehingga terjadi Longsor di sejumlah titik di wilayah perbatasan dua distrik yaitu Desa Okteneng Distrik Okhika dan Desa Kaep Distrik Okbemtau.

” Iya benar longsor terjadi 4 titik sejak Minggu 7/9 sekitar Pukul 8:00 hingga Selasa Dini hari WIT, yaitu untuk Desa Okteneng terjadi dua kampung yaitu kampung  Badanga dan Kampung Tuplum sementara untuk distrik Okbemtau dihari yang sama terjadi longsor desa Kaep di kampung Bilum dan Delekpal .

 

Akibat musibah itu, jembatan utama antara Desa Kaep menuju ibu kota distrik Okbemtau dan Jembatan Kali Okteneng menuju Kampung Okteneng Distrik Okhika  ikut hanyut terbawa arus sungai.

“Kami kesulitan untuk menyeberang karena semua jembatan penghubung antar kampung dan distrik putus dan hingga saat ini warga yang biasanya ke distrik maupun ke kebun terpaksa tidak bisa beraktivitas seperti biasa”.

Akibat Banjir dan longsor tersebut mengalami kerugian Material diantaranya kebun petatas, kandang ternak dan 4 jembatan utama antar distrik dan Kampung terputus

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun kerugian material cukup besar karena selain jembatan, beberapa lahan kebun warga juga rusak akibat terbawa longsor.

Masyarakatpun berharap agar pemerintah daerah segera memberikan perhatian, khususnya pembangunan jembatan darurat, mengingat akses tersebut merupakan jalur vital penghubung ekonomi dan pendidikan bagi warga setempat, yang terkena dampak. red.(RB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *