
LUBAN (SN.COM) – Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Arnol Nam, S.AP, menghadiri pembukaan Rapat Badan Pekerja Lengkap (BPL) Pertama Klasis Saupker Tahun 2026. Kedatangannya di Bandar Udara Luban disambut meriah oleh para Hamba Tuhan dan seluruh anggota jemaat setempat.Rabu, 14/10/2026
Rombongan Wakil Bupati tiba menggunakan pesawat Jayasasi jenis Pilatus. Turut mendampingi, Ketua Komisi A DPRK Pegunungan Bintang, Notius Urwan, Ketua Wilayah GIDI Pegununungan Bintang Pdt. Neri Soll bersama Sekeretaris Pelli Rano Bidana, Penasihat GIDI Pdt. Yos Hilka dan Para Kader Wilayah Setempat

Dalam sambutannya, Arnol Nam menyebut Rapat BPL merupakan forum tertinggi di tingkat Klasis. Sebagai kader yang lahir dan besar di lingkungan Gereja Injili di Indonesia, ia merasa bangga dapat hadir langsung di tengah jemaat.

“Kegiatan BPL adalah kegiatan tertinggi di Klasis. Saya sebagai Wakil Bupati yang berasal dari Klasis ini datang bertatap muka langsung untuk mengikuti pembukaan Rapat BPL Pertama di Klasis Saupker,” ujarnya.
Arnol menekankan pentingnya kekompakan dalam mendukung program Gereja, mulai dari tingkat Jemaat, Klasis, Wilayah hingga ke pusat. Khususnya kepada kaum muda, ia mengajak pemuda Saupker untuk bangkit dan berperan aktif.

Ia juga menyampaikan bahwa efisiensi anggaran yang berlaku di tingkat pusat turut berdampak hingga ke daerah, sehingga kemampuan untuk membantu kepentingan gereja menjadi terbatas dibanding sebelumnya.

“Efisiensi anggaran ini terjadi di pusat, namun dampaknya terasa hingga ke daerah. Kami memang sulit bergerak seperti dulu untuk membantu kepentingan gereja,” jelasnya.

Meski demikian, pelayanan gereja tetap menjadi prioritas utama. “Kami semua adalah hasil doa orang tua di Klasis dan Jemaat. Walaupun terbatas, kami akan tetap membantu sedikit demi sedikit agar pelayanan tetap berjalan,” tegasnya.

Arnol juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga wilayah adat dan kekayaan alam yang ada di dalamnya. Ia meminta masyarakat waspada agar kekayaan tersebut tidak diambil alih oleh pihak lain.
“Saya sampaikan dengan tegas: mari kita jaga tanah adat masing-masing. Jika bukan kita yang menjaga, maka orang lain akan masuk dan mengambil semua kekayaan kita,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Klasis Saupker, Pdt. Pilatus Nukaibra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati, pimpinan Gereja, serta seluruh kader yang hadir di Luban untuk mengikuti kegiatan tersebut
“Saya mewakili seluruh Hamba Tuhan dan anggota jemaat Klasis Saupker, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati sebagai anak asli wilayah ini, juga Ketua Wilayah L, para penasihat, dan seluruh kader yang telah hadir,” ucanya (Admin Redaksi)










