
OKSEBANG (SN.COM)— Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pegunungan Bintang jalur Otonomi Khusus menyelesaikan rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) Tahap III dengan berkunjung ke Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, pada Jumat (9/10/2026).

Rombongan berjumlah 6 anggota ini disambut hangat oleh Sekretaris Distrik Oksebang, aparat setempat, serta warga Kampung Mangabib di halaman Balai Kampung.
Ketua Kelompok DPRK jalur Otsus, Yunus Setamanki, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kehadiran warga. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk komitmen untuk tidur bersama masyarakat, mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan warga.

“Dalam setiap kunjungan, kami berkomitmen untuk tinggal bersama masyarakat, berdiskusi, dan mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan warga setempat,”ujar Yunus.
Ia menjelaskan, kunjungan kerja ini merupakan tugas rutin tahunan yang bertujuan melihat langsung kondisi pelayanan dasar dan perkembangan pembangunan di daerah terpencil. Hasil dari penampungan aspirasi ini nantinya akan diperjuangkan melalui mekanisme resmi di DPRK agar dapat direalisasikan secara bertahap.

“tujuan kami berkunjung kesini ,kami turun langsung melihat kondisi pembangunan pemeintah dan pelayanan dasar di Kampung dan kami kembali untuk perjuangkan sesuai mekanisme dan semua ini tidak akan jadi cepat seperri yang diharapkan masyarakat tetapi akan di bangun bertahap sesuai kebutuhan” Kata Yunus


Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyerahkan 9 butir aspirasi yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Distrik Oksebang, Agus O. Kasipmabin ia menegaskan menjadi prioritas utama meliputi pembangunan jalan dan jembatan, ketersediaan air bersih, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar.

Agus Kasipmabin mengaku mengapresiasi langkah yang diambil anggota DPRK kali ini. Menurutnya, ini adalah pertama kalinya seluruh anggota turun langsung, bahkan tinggal dan berdiskusi bersama masyarakat.
“Terima kasih atas kehadiran anggota DPRK jalur Otsus ke Distrik Oksebang. Saya melihat ini baru pertama kali DPRK datang kompak, tinggal bersama, dan mendengarkan keluhan secara langsung. Ini hal yang patut dicontoh,” ungkapnya.

Sementara itu, Calon Ketua III DPRK Jalur Otsus, Koswin Uropmabin, S.Pd., menyampaikan kebijakan Pemerintah Daerah terkait penataan wilayah adat yang akan segera ditetapkan. Kebijakan ini akan mengembalikan masyarakat ke wilayah adat masing-masing agar tetap dapat mengelola tanah leluhur.

“Pemerintah sedang mendorong pemetaan wilayah adat dan akan ditetapkan tahun depan. Artinya, masyarakat akan kembali ke wilayah adat masing-masing, tetap tinggal di kampung untuk berkebun, beternak, dan mengembangkan produk lokal,” jelas Koswin.
Koswin juga mengingatkan bahwa keamanan bersama menjadi kunci utama terwujudnya seluruh aspirasi yang disampaikan. Tanpa keamanan yang kondusif, rencana pembangunan tidak akan berjalan optimal.

“Keamanan adalah tolak ukur pembangunan. Jika keamanan terjaga, maka semua aspirasi akan kami perjuangkan dan dilaksanakan secara bertahap. Kami berharap warga tetap menjaga keamanan bersama, terutama untuk percepatan pembangunan jembatan dan air bersih di Kampung Mangabib,” pungkasnya.
Semua masukan yang telah dikumpulkan akan segera ditindaklanjuti dan diperjuangkan sesuai dengan tugas serta wewenang DPRK Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kunker tersebut resmi ditutup dengan acara bakar batu dan makan bersama di kampung Mangabip Distrik Oksebang Kabupaten pegunngan Bintang Papua Pegunungan. (Adim Redaksi (Rb**)










