
OKSIBIL (SN.COM)—-Ratusan Pencari Kerja (Pencaker) Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan yang tergabung dalam Tim Peduli Pencake kembali lakukan demo damai dan menuntut formasi CPNS Tahun 2024 diperuntukan untuk orang asli Pegunungan Bintang Selasa,17/09/2024
Demo damai yang berlangsung di depan bank papua Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang itu dipimpin langsung oleh Tim Aliensi Pencaker Pegunungan Bintang dan dihadiri ratusan pencaker yang berasal dari 34 Distrik dan 277 Kampung.
dalam aksi itu pihaknya menuntut Pemerintah Daerah agar kuota formasi CPNS 2024 yang telah dialokasikan oleh pemerintah pusat untuk kabupaten Pegunungan Bintang sebanyak 700 itu benar-benar diperuntukan untuk marga orang asli Pegunungan Bintang dari 34 distrik dan 277 Kampung

Pernyataan tuntutan ribuan Pencaker Pegunungan Bintang itu, telah dibacakan oleh Kordinator Lapangan Ferry Tenget dihadapan Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana,ST,M.Si
“ pertama kami seluruh pencaker 34 Distrik 277 kampung kabupaten Pegunungan Bintang meminta dengan tegas agar Test Formasi CPNS tahun 2024 100 persen diperuntukan untuk marga orang asli Pegunungan Bintang, kedua kami meminta test CPNS di Pegunungan Bintang secara offline karena jaringan di pegunungan bintang kurang stabil dan banyak mengalami kenala jaringan dan yang ketiga tahapan pengumpulan berkas fisik harus melalui Panitia Seleksi Daerah (Panselda) dan diperiksa oleh tim peduli Pencaker Pwgunungan Bintang sesui kesepakan demo sebelumya
Dihadapan ratusan pecaker Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana,ST,M.Si merespon baik tuntutan tersebut ia mengakui dalam formasi tersebut dirinya sudah memastikan akan mengangkat 100 persen anak asli pegunungan bintang sesuai kesepakatan sebelumnya

“kepada adik pencaker saya sampaikan bahwa formasi tahun ini sdh pasti 100 persen akan mengangkat anak asli Pegubungan Bintang kalau ada dokter dan perawat semua akan diangkat”ucap Bupati Spei
Lanjut Bupati spei juga mengatakan formasi CPNS kali ini bertepatan dengan pilkada serentak sehigga ia meminta untuk tidak di dipolitisir karena ini masih terkaper dalam kerja-kerja Pemerintah Daerah
“formasi kali ini bertepatan dengan Pilkada sehingga saya minta semua pihak untuk tidak dipolitisir karena saya masih Bupati dan ini masih dalam.kerja-kerja pemerintah daerah“kata spei
Lanjut Bupati Spei berharap setelah diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara harus mengapdi dimana kalian ditugaskan sebab ia menilai telah kedapatan banyak Pegawai Negeri orang asli Pegunungan Bintang yang tidak setia menjalankan tugasnya sebagai abdi negara

“dan ingat setelah kalian diangkat kamu harus ke distrik dan mengapdi di sana jangan seperti angkatan yang sebelumya setelah diangkat masih saja taputar dijayapura dan oksibil dan banyak orang asli pegunungan bintang yang tidak menjalankan tugasnya sebagai Pegawai Negeri setelah perajabatan tidak pernah ke distrik sampai sekarang” tegas bupati
Sementara itu, ketua Tim Aliensi Peduli Pencaker Pegunungan Bintang Ishack Mimin mengatakan pihaknya menuntut tiga poin penting dan itu sudah diterima baik oleh Bupati sehingga dirinya berharap formasi CPNS kali ini benar benar 100 persen diperuntukan untuk orang asli pegunungan bintang dan ia berharap tahapan pengumpulan berkas fisik kedepan BKD berkerja trasparan sesuai kesepakan sebelumnya
“tuntutan kami sudah di terima oleh pa Bupati dan sudah berjanji dihadapan ratusan pencaker bahwa pa bupati akan mengangkat 100 persen anak asli pegunungan bintang sehingga janji itu kami akan terima dan pegang hingga hari pengumuman”katanya

Lanjut Ishak apabila hingga hari pengumuman CPNS nantinya tidak mengindakan seperti yang dijanjikan maka Pencaker akan memblokade proses pemerintahan hingga ada jawaban yang pasti dari Pemerintah Daerah
“kami akan pegang janji pa Bupati dan apabila janji tersebut tidak ditepati maka kami akan aksi lebih besar dari hari ini”katanya TIM REDAKSI**









